Samarinda, Radar Samarinda - Partai NasDem Kaltim terpaksa menghadapi masalah ketika salah satu kadernya terjerat kasus korupsi proyek fiktif di PT Telkom Indonesia. KMR, anggota DPRD Kaltim dari daerah pemilihan Kota Balikpapan, resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta karena diduga terlibat dalam skandal senilai Rp431,728 miliar.
Penetapan tersangka tersebut kemudian membuat DPW NasDem Kaltim harus memberikan respons. Mereka berusaha menunjukkan bahwa kasus tersebut bukanlah merepresentasikan citra partai. "Saya tidak bisa mengatakan bahwa KMR merupakan simbol partai NasDem," kata Ketua DPW NasDem Kaltim, Sigit Purnomo, kepada Radar Samarinda.
Sigit menambahkan bahwa partai NasDem Kaltim akan terus mendukung KMR, meskipun sudah menjadi tersangka. "Saya tidak bisa mengatakan bahwa KMR tidak lagi menjadi anggota partai NasDem. Kita akan terus mendukung dan memberikan pengawasan," kata dia.
Kasus korupsi proyek fiktif PT Telkom Indonesia telah menimbulkan sorotan publik. Masyarakat mengharapkan agar pihak yang terlibat dapat dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku. Sementara itu, DPW NasDem Kaltim berusaha untuk mempertahankan citra partai mereka.